Ketika patroli Belanda bertemu dengan pasukan AOI, maka pertempuran pun terjadi. AOI menggunakan taktik Supit Udang
dan dibantu rakyat dengan kentongan gobyoknya yang membuat Belanda
menjadi bingung karena telah terkepung. Pertempuran berlangsung sejak
pukul 09.00 Wib hingga sore hari pukul 16.00 Wib. Kompi Mustakim dan Kompi Belanda sama – sama kehabisan peluru,
sehingga berlanjut dengan perkelahian seorang lawan seorang (sebuah
kejadian yang langka bahkan mungkin hanya terjadi di Kebumen; dalam
sebuah peperangan hingga berkelahi satu lawan satu).
Sisi lain Monumen pertempuran Pager Kodok, Kebumen
Peristiwa ini terjadi di sebelah utara daerah Gunung Pager Kodok desa
Tanahsari Kebumen. Di pihak Belanda korban cukup besar dan hanya
tersisa beberapa orang saja. Di pihak AOI korban gugur adalah Letnan
Mustakim beserta lima prajurit lainnya. Hari berikutnya desa Tanahsari
digrebeg dan dibakar Belanda.
Kebumen, Rabu Kliwon 17 September 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar